theplateofspirit

Ada Mukjizat Dibalik Ucapan Syukur

@Nats Alkitab
1 Tesalonika 5:18

@Topik
Ketika kita berdoa, apakah kita selalu mengucap syukur atas apa yang telah Tuhan berikan dalam hidup kita? Atau sebaliknya kita tidak pernah sama sekali mengucap syukur dan hanya meminta-minta saja?
Ingatlah bahwa Tuhan bukanlah sebuah alat tetapi Dia adalah sebuah pribadi yang memiliki perasaan sama halnya kita bahkan perasaan Tuhan itu jauh lebih peka daripada kita. Tuhan-pun juga ingin dihargai sama halnya dengan kita, tetapi ada satu hal yang berbeda yakni bahwa sekalipun Tuhan ingin dihargai, Tuhan tidak pernah mengemis akan hal tersebut layaknya seperti kita.
Mengapa Tuhan perlu dihargai?
Karena itu sudahlah kewajiban kita sebagai kodrat seorang manusia yang tunduk kepada pencipta manusia itu sendiri yakni Tuhan, Allah kita yang hidup.

@Sudut Pandang
Sekarang kalau kita lihat dalam sudut pandang kehidupan sehari-hari, misal kita adalah seorang karyawan dari perusahaan “X”. Suatu ketika kita dimintai tolong oleh atasan kita untuk mengerjakan suatu tugas, yang dimana sebenarnya adalah bukan tugas kita. Dan ketika kita telah menyelesaikan tugas tersebut bukannya ucapan terima kasih yang kita terima melainkan hanya terdiam atau bahkan terkadang tak jarang kita kena omelan/dimarahi. Dalam keadaan seperti itu, biasanya hati kita akan mengomel/marah,”Orang ini sudah dikasih pertolongan, tapi tidak tahu mengucap terima kasih, lain kali kalau sampai minta pertolongan lagi, tidak akan aku bantu sama sekali”.
Ini sama halnya dengan apa yang Tuhan rasakan, Tuhan sudah bersusah payah mengerjakan hal-hal yang terbaik untuk kehidupan kita, berjalan menyertai kita, mewujudkan setiap mimpi-mimpi kita, memberikan kita kekuatan, menghibur disaat kita sedih, bersuka dengan kita disaat kita penuh dengan sukacita, menyembuhkan kita dari segala penyakit dan yang terbesar daripada semuanya adalah Dia telah menyerahkan anak-Nya yang tunggal untuk menebus kita dari dosa-dosa kita dan mengangkat kita dari maut kepada kehidupan kekal bersama Dia. Tetapi dari semua yang telah dilakukan Tuhan untuk kita, pernahkah kita mengucap syukur untuk satu hal sekalipun. Itu sangatlah jarang kita lakukan, kita lebih sering tidak merasa puas atas apa yang terjadi dalam hidup kita, tidak jarang kita juga marah dengan Tuhan. Oleh sebab itu, Tuhan-pun juga merasa sedih ketika kita tidak menghargai setiap perbuatan yang telah dilakukan-Nya untuk kita. Tetapi sekalipun Tuhan bersedih atas kita, tak pernah sekalipun Dia mengurangi kasih-Nya untuk kita, bahkan kasih-Nya semakin hari semakin besar.

@Kesaksian
Ada sebuah kesaksian, dimana ada seorang pendeta dari USA, pendeta ini dipakai Tuhan sangat besar. Banyak mujizat-mujizat yang telah ditunjukkan oleh Tuhan melalui pendeta ini. Ketika dia berdoa untuk orang sakit, orang sakit itu pasti akan mengalami kesembuhan, ketika dia berdoa untuk masalah kehidupan seseorang, orang tersebut juga akan menerima terobosan-terobosan baru untuk menyelesaikan permasalhannya. Dan masih banyak tanda-tanda mujizat yang telah dilakukan oleh pendeta ini untuk kemuliaan Tuhan. Tetapi suatu ketika, pendeta ini jatuh sakit, dia terdiagnosis oleh dokter mengalami kanker tetapi masih dalam tahap kanker ringan. Oleh karena masih tergolong kanker ringan, pendeta ini memilih hanya menjalani rawat jalan, sambil menunggu mujizat Tuhan terjadi dalam kehidupannya.
Setahun berlalu, pendeta ini juga tidak mengalami mujizat sama sekali, hingga pada akhirnya kankernya sudah mulai menggerogoti salah satu organ vitalnya. Dan menurut keterangan dokter, salah satu cara untuk menyelamatkan nyawa orang tersebut hanya melalui operasi yakni mengambil organ yang terinfeksi kanker tesebut dan menggantikannya dengan organ baru. Karena sudah tidak ada pilihan, pendeta itupun setuju untuk menjalani operasi tersebut.
Ketika malam menjelang operasi, pendeta ini bertanya kepada Tuhan dengan penuh kemarahan, “Tuhan, aku telah berdoa berulang kali untuk kesembuhanku, tetapi mengapa Engkau tidak mendengarnya. Sedangkan ketika aku berdoa untuk orang lain, Kau nyatakan mujizat-Mu atas orang tersebut. Tetapi mengapa Engkau tidak menyatakan mujizat-Mu bagiku? Mengapa?”
Dan Tuhan-pun menjawab,”Mengapa Aku tidak menjawab doamu? Karena Aku ingin kamu belajar suatu hal yang sangat sederhana yang sering kamu lupakan bahkan belum pernah kamu lakukan sama sekali, yakni Mengucap syukurlah dalam segala hal. Pernahkah kamu mengucap syukur atas apa yang telah Aku kerjakan dalam hidupmu? Koreksilah dirimu kembali anakku, Aku sangat mengasihimu”.
Setelah mendengar jawaban tersebut, pendeta ini tersontak kaget dan menangis, memang benar bahwa selama ini dia tidak pernah mengucap syukur, dia lupa akan hal yang sederhana tersebut. Setelah percapakan dengan Tuhan yang singkat tersebut. Dia tidak lagi berdoa untuk kesembuhannya tetapi dia berdoa mengucap syukur atas apa yang telah Tuhan kerjakan dalam hidupnya dari tengah malam hingga menjelang pagi.
Semalam telah berlalu, hari ini adalah waktunya bagi pendeta tersebut untuk menjalani operasi, tetapi sebelum dilaksanakan proses operasi tersebut, dilakukanlah sekali lagi check up untuk memastikan bahwa memang harus menjalani prosedur operasi. Dan apa yang terjadi, kankernya lenyap dari tubuh pendeta ini, bahkan organnya yang terinfeksi kankerpun nampak seperti organ yang baru yang tidak bercacat sama sekali. Para dokterpun terheran melihat kejadian tersebut, kemudian merekapun memberikan ucapan selamat kepada pendeta tersebut atas mujizat yang dialaminya.

@Kesimpulan
Janganlah kita hanya berdoa meminta-minta saja tetapi juga mengucap syukurlah atas apa yang Tuhan kerjakan dalam kehidupan kita. Jika kita tidak tahu harus mengucap syukur dalam hal apa karena mungkin saat ini keadaan kita sedang terpuruk, minimal mengucap syukurlan atas udara yang masih bisa kita hirup. Ada kuasa dibalik ucapan syukur, oleh sebab itu janganlah kita menganggap bahwa ucapan syukur tidak ada artinya. Ingatlah bahwa Tuhan juga selalu memakai hal yang sederhana untuk melakukan perkara yang besar. Disamping itu, ucapan syukur adalah salah satu simbol bahwa kita juga menghargai Tuhan, menghargai atas apa yang telah Tuhan kerjakan dalam hidup kita.

@Penutup
Mari kita belajar untuk melakukan hal yang sederhana ini yakni mengucap syukur dalam kondisi apapun

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s