Insurance

Banking or Insurance

Membuat perencanaan keuangan tidak terlepas dari apa yang menjadi tujuan kita. Kita menabung di bank dengan tujuan untuk membentuk atau mengumpulkan sebagian dana untuk keperluan kita di masa yang akan datang atau juga sebagai persiapan apabila sesuatu yang diluar perkiraan tejadi menimpa kita, seperti sakit, kecelakaan dan sebagainya.

Seandainya dihubungkan dengan kebutuhan pada masa yang akan datang, apakah membentuk sejumlah dana di bank itu sudah cukup? Tentunya akan terasa kurang karena banyak faktor yang mempengaruhi baik secara internal maupun eksternal, seperti inflasi, meningkatnya jumlah kebutuhan, kesehatan, pekerjaan, pendidikan dan masih banyak faktor lain lagi yang mempengaruhi hal tersebut.

Ada sebuah contoh mengenai mengapa menabung di bank tidaklah cukup untuk memenuhi kebutuhan pada masa yang akan datang. Seseorang menyisihkan uang sejumlah Rp. 2,000,000 dari penghasilannya tiap bulan untuk ditabungkan di bank X selama 10 tahun dengan harapan bahwa pada 10 tahun kemudian dana telah terkumpul banyak untuk kebutuhan membeli sebuah mobil. Tetapi pada tahun kelima, orang tersebut mengalami kecelakaan sehingga harus dilakukannya operasi dan oleh karena operasi itu, maka orang tersebut mengambil sejumlah dana di tabungannya untuk menutup kekurangan biaya operasi tersebut. Kemudian pada tahun kesembilan, orang ini mengalami penyakit kritis pada jantungnya sehingga harus dilakukannya proses operasi, dan karena operasi itu, orang tersebut mengambil sejumlah uang lagi dari tabungannya untuk membiayai operasi tersebut. Selanjutnya pada tahun kesepuluh dimana orang tersebut ingin mengambil uangnya untuk membeli sebuah mobil, orang tersebut mendapati bahwa dana yang diperlukan untuk membeli sebuah mobil tidaklah cukup karena dua alasan yakni yang pertama karena dana yang ada pada tabungan telah diambil untuk biaya operasi baik pada tahun kelima ataupun kesembilan dan alasan yang kedua adalah inflasi tiap tahun dengan rata-rata sebesar 5% sehingga harga mobilpun melambung tinggi. Inilah bukti bahwa menabung dibank tidaklah cukup untuk memenuhi kebutuhan pada masa yang akan datang karena ada banyak faktor yang mempengaruhi.

Selanjutnya apa yang harus kita lakukan apabila kita telah tahu bahwa menabung di bank tidaklah cukup? Salah satu caranya adalah dengan kita menabung di asuransi. Mengapa asuransi? Karena dengan kita menabung di asuransi, kita telah melindungi dana investasi kita dari faktor-faktor yang mengurangi nilai investasi kita. Selain itu, dengan asuransi kita juga telah menyiapkan masa depan yang indah bagi keluarga kita, karena dengan menabung di asuransi, kita mendapatkan perlindungan jiwa yang nilainya cukup besar.

Ada sebuah ilustrasi, mengapa selain menabung di bank kita juga harus menabung di asuransi. Ada seseorang yang menyisihkan pendapatannya tiap bulan untuk ditabung sebesar Rp. 2,000,000. Orang tersebut membaginya menjadi dua bagian sama besar dan orang tersebut menabungkannya di 2 tempat yakni di bank dan di asuransi masing-masing sebesar Rp. 1,000,000. Orang tersebut berharap bahwa pada tahun yang ke 10, ia dapat membeli sebuah rumah melalui uang yang terlah terkumpul baik di bank ataupun di asuransi. Ternyata musibah terjadi, pada tahun yang kelima, orang tersebut mengalami serangan jantung yang mengharuskan proses operasi dengan biaya yang cukup mahal. Tetapi karena ia menabung di asuransi, maka segala biaya yang ditimbulkan akibat proses operasi tersebut telah dibayarkan oleh perusahaan asuransi tanpa mengurangi uang yang telah terkumpul sebelumnya, dan juga orang tersebut tidak perlu lagi mengambil uangnya yang terkumpul di bank. Selanjutnya pada tahun kedelapan orang tersebut mengalami kecelakaan sehingga harus dilakukan operasi, tetapi orang tersebut juga tidak mengeluarkan biaya sekali lagi karena biaya yang ditimbulkan akibat proses operasi tersebut juga telah dibayarkan oleh perusahaan asuransi. Kemudian pada tahun yang kesepuluh, ia mengambil uang di bank dan asuransi untuk mewujudkan impiannya yakni untuk membeli sebuah rumah. Alangkah terkejutnya orang tersebut, ketika ia melihat bahwa uang yang dihasilkan di asuransi lebih besar daripada di bank sekalipun asuransi harus menanggung biaya operasi baik ketika ia sakit atau kecelakaan. Dan dengan demikian orang tersebut akhirnya mendapatkan rumah yang telah dimimpikan tersebut.

Jadi setelah melihat ilustrasi diatas lebih baik memilih yang mana? Menabung di bank atau di asuransi? Jikalau masih bingung, dibawah ini ada tabel perbedaan pokok antara menabung di bank dengan di asuransi

Menabung di Bank Menabung di Asuransi
Tidak mendapatkan perlindungan jiwa Termasuk perlindungan jiwa
Bunga yang diberikan sangatlah kecil Bunga yang diberikan lebih besasr
Setoran dapat dilakukan kapan pun Setoran terjadwal
Lamanya menabung adalah untuk jangka pendek Lamanya menabung adalah jangka panjang
Dana dapat ditarik kapanpun atau fleksibel Dana dapat ditarik dengan syarat tertentu

Jikalau demikian manakah yang harus kita pilih? Jikalau secara pribadi saya akan memilih kedua-duanya, karena kedua-duanya saling melengkapi antara satu dengan yang lainnya. Tetapi jikalau untuk memilih salah satu diantara keduanya, tentu saya akan memilih asuransi karena menabung di asuransi memberikan kepada kita 2 manfaat sekaligus dalam satu produk yakni perlindungan jiwa dan investasi. Lalu bagaimanakah pilihan Anda? Pilihlah dengan bijak.

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s