Insurance

How to Choose a Good Insurance

Saat ini, asuransi telah berkembang cukup pesat dan menjadi kebutuhan pokok bagi masyarakat luas. Semua orang telah sadar akan pentingnya sebuah kesehatan dan mahalnya biaya yang ditimbulkan akibat sakit ataupun kecelakaan. Banyak dari masyarakat luas telah membeli atau mengambil sebuah produk asuransi untuk melindungi diri mereka dari sesuatu yang tidak terduga terutama penyakit dan kecelakaan. Tetapi seringkali masih ditemui bahwa banyak dari mereka merasa kecewa terhadap produk asuransi yang mereka beli atau ambil karena mungkin penggantian biaya yang tidak sesuai ataupun tidak adanya penggantian biaya sama sekali atau juga alasan yang lainnya. Oleh sebab itu, kita perlu mengetahui bagaimana cara memilih asuransi yang baik sehingga tidak ada rasa kecewa dikemudian hari. Berikut adalah cara bagi kita untuk memilih asuransi yang baik, antara lain:

Pastikan bahwa penjual produk asuransi adalah agen berlisensi AAJI (untuk Indonesia) dan sungguh-sungguh mewakili perusahaan asuransi yang ia rekomendasikan.

Mengapa kita perlu memastikan bahwa agen tersebut telah berlisensi AAJI? AAJI adalah kepanjangan dari Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia, secara sederhananya organisasi ini bertugas sebagai pengawas dari kegiatan usaha asuransi jiwa dan reasuransi di Indonesia. Dengan agen yang telah berlisensi AAJI, maka akan meminimalkan kita dari agen yang tidak bertanggung jawab. Karena agen yang bertanggung jawab tidak hanya bekerja sebagai penjual produk asuransi tetapi dapat dikatakan sebagai sahabat untuk seumur hidup karena ia akan selalu membantu nasabahnya disaat mereka mengalami musibah seperti kecelakaan atau sakit. Bayangkan seandainya agen tersebut tidak bertanggung jawab tentu akan merugikan kita karena mereka hanya berorientasi pada uang bukan kepada pelayanan dan nasabah. Oleh sebab itu, untuk pertama-tama pastikanlah bahwa agen tersebut telah berlisensi AAJI.

Bagaimana cara kita mengetahui bahwa agen tersebut telah berlisensi AAJI atau belum, kita dapat menanyakan langsung kepada agen tersebut apakah ia memilki kartu AAJI atau tidak, karena setiap agen yang berlisensi AAJI pasti akan memiliki kartu AAJI.

 

Ketahuilah kebutuhan dan kemampuan kita terlebih dahulu baru melihat produk yang ditawarkan oleh sebuah perusahaan asuransi.

Tanpa kita sadari, seringkali kita tidak mengetahui secara tepat kebutuhan kita dalam membeli sesuatu. Dalam membeli produk asuransi tidaklah sama dengan ketika kita membeli produk tangible (dapat dirasakan, dilihat dan disentuh) seperti mobil, tas, sepeda dan sebagainya. Asuransi adalah produk intangible (tidak dapat dirasakan, dilihat dan disentuh) namun efek yang dihasilkan adalah whole life(seumur hidup), oleh karena itu, harus ada pertimbangan yang matang terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk membeli sebuah produk asuransi. Karena apabila tidak dipikirkan secara matang dan tergesa-gesa dalam membeli, maka produk tersebut nilai manfaatnya akan menjadi sia-sia atau tidak berarti dan ini tentunya akan merugikan kita sendiri.

Bukan hanya melihat kebutuhan kita saja tetapi kita juga harus memperhitungkan kemampuan kita. Karena jika kita tidak memperhitungkannya maka suatu saat kita juga akan mengalami kerugian yang disebabkan oleh ketidakmampuan kita untuk membayar premi dikemudian hari. Dan karena hal tersebut, maka manfaat asuransi yang kita beli akan menjadi hilang. Oleh sebab itu, sebaiknya sebelum membeli asuransi kita harus mengetahui dan mempertimbangkan apa yang menjadi tujuan kita, kebutuhan kita dan seberapa besar kemampuan kita.

 

Kenalilah perusahaan asuransi yang menawarkan produk sebelum memutuskan membeli atau mengambil produk dari perusahaan asuransi tersebut.

Sebelum membeli atau mengambil sebuah produk asuransi, lebih baik bagi kita untuk mengetahui perusahaan tersebut terlebih dahulu. Selanjutnya, apa saja yang menjadi bahan pertimbangan kita untuk menilai sebuah perusahaan asuransi

Kekuatan keuangan

Hal ini berhubungan dengan kemampuan keuangan sebuah perusahaan asuransi untuk memenuhi kewajibannya kepada nasabah. Hal ini sangatlah penting untuk diketahui, karena tidak sedikit perusahaan asuransi yang tampak diluarnya meyakinkan tetapi ketika nasabah mereka mengajukan klaim, perusahaan asuransi itu tidak mampu untuk membayar klaim tersebut. Dalam menilai kekuatan keuangan sebuah perusahaan asuransi, kita dapat mengukur dengan beberapa tolak ukur antara lain, ialah:

  • Aset dan kewajiban

Hal ini dapat dilihat dari neraca keuangan yang diumumkan oleh perusahaan asuransi tersebut baik melalui media massa ataupun media eklektronik. Perhatikan juga, apakah investasinya ditanam pada saat ini atau jangka panjang. Dalam hal liabilitas (kemampuan melunasi kewajiban) akan terlihat di neraca, bagaimana utang perusahaan tersebut kepada reasuradur, bagaimana perusahaan tersebut dapat memenuhi kewajiban membayar klaim dan sebagainya. Kita juga harus melihat RBC (Risk Base Capital) dari perusahaan tersebut, semakin tinggi nilai RBC, maka perusahaan tersebut dapat dikatakan baik, tetapi semakin rendah nilai RBC perusahaan tersebut, maka perlu adanya pertimbangan khusus.

  • Underwriting kebijakan.

Di neraca dan laporan tahunan akan terlihat bahwa perusahaan asuransi tersebut untung atau mengalami pertumbuhan laba. Ini berarti underwriting kebijakan yang baik.

  • Its underwriter

Asuransi memiliki tenaga teknisi ahli atau tidak. Hal ini dapat diketahui dari profil perusahaan yang memuat para underwriternya.

 

 Layanan

Layanan berbicara tentang sejauh mana kualitas sumber daya manusia yang terdapat pada perusahaan asuransi tersebut. Layanan merupakan kunci dan modal bagi sebuah perusahan asuransi karena perusahaan asuransi bergerak pada bidang jasa oleh karena demikian layanan adalah prioritas utama bagi sebuah perusahaan asuransi. Perusahaan asuransi yang baik tentunya harus memberikan pelayanan yang memuaskan bagi nasabah mereka.

 

Penghargaan

Penghargaan yang diperoleh oleh sebuah perusahaan asuransi akan menunjukkan seberapa besar kemampuan perusahaan tersebut dalam berbagai bidang dan bukan hanya terfokus kepada kekuatan keuangan tetapi juga dalam pelayanan dan sebaginya, misal penghargaan Customer Satisfaction Brand Awards, The Best Insurance, Service Quality dan lain-lain. Dengan banyaknya penghargaan yang diterima oleh sebuah perusahaan asuransi, maka perusahaan tersebut dapat dianggap sebagai perusahaan asuransi yang baik.

 

Umur

Umur perusahaan sangat menentukan kredibilitas perusahaan karena itu membuktikan eksistensi perusahaan tersebut yang terus berjalan meskipun diterpa berbagai kesulitan perekonomian dari masa ke masa. Perusahaan asuransi yang usianya cukup tua bisa berarti bahwa perusahaan asuransi tersebut memiliki modal yang cukup. Mungkin dengan usia yang lebih tua, perusahaan mampu mengelola dana secara optimal. Apakah itu untuk mendapatkan hasil untuk pengembangan bisnis dan manajemen risiko yang diukur untuk menjamin hak-hak nasabah.

 

Profesional dan jujur

Perusahaan asuransi yang baik tentunya juga akan mengutamakan hal-hal ini yakni keprofesionalan dan kejujuran. Kemudian, bagaimana kita bisa tahu bahwa perusahaan asuransi tersebut profesional dan jujur?. Parameter yang dapat kita gunakan adalah berapa banyak nasabah yang dimiliki oleh perusahaan asuransi tersebut dan bagaimana cara perusahaan asuransi tersebut dalam mengatasi keluhan dari nasabah mereka.

 

Bandingkanlah produk dari perusahaan asuransi yang satu dengan yang lainnya.

Terakhir sebelum memutuskan untuk membeli atau mengambil sebuah produk dari perusahaan asuransi tertentu, sebaiknya terlebih dahulu kita bandingkan dengan produk dari perusahaan asuransi yang lainnya. Kita dapat membandingkan produk-produk tersebut mulai dari hal:

  1. Seberapa besar biaya dari asuransi tambahan (rider) yang dibebankan oleh perusahaan asuransi tersebut kepada kita.
  2. Seberapa besar nilai manfaat rumah sakit yang diberikan oleh perusahaan asuransi tersebut untuk kita.
  3. Banyak atau sedikitnya rumah sakit yang telah bekerja sama dengan perusahaan asuransi tersebut.
  4. Beraneka-ragamnya cara pembayaran premi yang ditawarkan oleh perusahaan asuransi tersebut.
  5. Seberapa banyak jumlah penyakit kritis yang ditanggung oleh perusahaan asuransi tersebut bagi kita.
  6. Seberapa lamakah perusahaan asuransi tersebut mau menanggung kehidupan kita.
  7. Seberapa lamakah masa tunggu untuk pernyakit kritis yang diberikan oleh perusahaan asuransi tersebut kepada kita.
  8. Bisakah double claim atau klaim ganda.

Carilah kelebihan dan kekurangan dari masing-masing produk asuransi dan jadikanlah itu sebagai bahan pertimbangan terakhir.

Akhir kata, pilihlah asuransi dengan bijak dan pertimbangkanlah segala hal dengan seksama.

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s