theplateofspirit

Hati yang Berkenan Dihadapan Tuhan

Tuhan tak pernah tertarik dengan harta, keadaan, status, pekerjaan serta kelebihan dan kekurangan kita. Seberapa banyak atau sedikitnya kekayaan yang kita miliki, Tuhan tidak tertarik dengan hal tersebut. Seberapa baik atau buruk keadaan kita saat ini, Tuhan pun tidak tertarik juga. Setinggi atau serendah apapun status sosial kita, Tuhan tidak tertarik. Setinggi atau serendah apapun level pekerjaan kita, Tuhan tidak tertarik juga. Kelebihan maupun kekurangan yang kita miliki, Tuhan juga tak pernah tertarik dengan hal tersebut. Namun satu hal yang membuat Tuhan tertarik kepada kita ialah hati kita, Tuhan melihat seberapa besar kita mengasihi Dia.

Dari hati terpancarlah kehidupan kita, karena seburuk atau sebaik apapun kehidupan kita, itu akan nampak dari hati kita, hati kita adalah cermin kehidupan kita. Apa yang kita lakukan awalnya berasal dari sebuah keinginan, dan dari manakah keinginan itu datang, keinginan berawal dari dalam hati. Jadi apapun yang kita lakukan dalam hidup ini, itulah yang menjadi gambaran sebaik atau seburuk apa hati kita.

Oleh sebab itu, Tuhan sangatlah tertarik dengan hati kita, awal dari segala pekara ajaib yang dikerjakan oleh Tuhan berawal dari hati kita. Tetapi seringkali kita membatasi cara Tuhan bekerja, kita tidak mau merubah hati kita dan berpegang teguh pada ego kita. Itulah yang membuat Tuhan tidak bisa bekerja lebih lagi untuk menyatakan kasihNya pada kita.
Jikalau demikian, bagaimanakah hati yang berkenan dihadapan Tuhan?

Hati yang Taat

Hati yang taat adalah hati yang mau tunduk sepenuhnya untuk mengikuti Tuhan, tidak mempertahankan ego kita untuk memperjuangkan apa yang kita inginkan tetapi melakukan segala apa yang Tuhan kehendaki dan hidup dalam kebenaran FirmanNya yang kudus.

Hati yang Tulus

Hati yang mau mengikuti Tuhan tanpa syarat, melakukan apa yang Tuhan mau tanpa tujuan yang tersembunyi (ego pribadi). Mengikuti Tuhan dengan sukarela dan sepenuh hati.

Hati yang Mengasihi dan Mengampuni

Hati yang ma mengasihi dan mengampuni sesama seperti Tuhan yang terlebih dahulu mengasihi dan mengampuni kita. Tuhan ingin agar kta memiliki hati yang sama seperti Dia, karena kita diciptakan serupa dengan gambarNya.

Finally, milkilah hati yang berkenan dihadapanNya, maka semuaNya akan ditambahkan atas kita, apapun yang kita lakukan akan dibuatNya berhasil, apapun yang kita minta, Ia sediakan, dan apapun permasalahan yang kita hadapi Ia yang akan beperang bagi kita.

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s