theplateofspirit

Tanah Perjanjian

“Tanah perjanjian”

Jika kita mendengar kalimat tersebut, apakah yang akan muncul dalam hati kita, mungkin kita akan berkata bahwa tanah perjanjian adalah janji Tuhan dalam hidup kita atau rencana Tuhan dalam hidup kita. Ya, benar dan tidak ada yang salah dengan hal itu, tetapi sudahkah kita mencapai tanah perjanjian itu atau kita takut untuk melangkah menuju tanah perjanjian. Banyak diantara kita yang gagal dan merasa putus asa ketika mulai melangkah menuju tanah perjanjian karena banyak hal yang menjadi hambatan dalam kita melangkah. Proses yang berat terkadang menjadi alasan kita untuk tidak dapat melanjutkan langkah kita bahkan kembali kepada masa lalu sehingga kita tidak dapat mencapai tanah perjanjian yang telah Tuhan tetapkan atas kita. Jadi sia-sialah hidup kita yang tidak dapat lepas daripada kuk perhambaan menuju kepada kebebasan dan kehidupan kekal bersama Dia dalam tanah perjanjian.

Kemudian adakah yang dapat kita lakukan untuk dapat mencapai dan masuk dalam tanah perjanjian tersebut?

Kejadian 13:14-18

  • Tuhan akan mengirimkan pergeseran ilahi

Tuhan akan menggeser sesuatu yang ada didalam hidup kita, baik itu teman, keluarga, kebiasaan, atau apapun yang ada dalam hidup kita yang tidak berkenan dihadapanNya. Karena sebelum Tuhan melakukan pergeseran ilahi, Tuhan tak akan memberikan perkara yang besar pada kita. Tanggung jawab yang besar perlu pengorbanan.

  • Mendengarkan Allah

Setelah masa pergeseran, maka hati kita akan menjadi murni karena apa yang tidak berkenan dalam hati kita telah diambil oleh Tuhan dan dengan demikian kita akan menjadi lebih mudah mendengarkan suara Allah. Dan karena kita telah dapat mendengar suara Allah, jadilah pribadi yang peka dan lakukanlah apa yang Tuhan kehendaki. Dengar-dengaran dan taatlah.

  • Pasang mata iman

Bukan melihat seperti yang manusia lihat tetapi lihatlah seperti Tuhan melihat, milikilah iman dan harapan yang kuat sekalipun kondisinya sangatlah mustahil. Belajarlah dari Abraham yang percaya kepada Tuhan secara totalitas. Janganlah pesimistis tetapi optimislah dalam Tuhan karena Dia yang akan memampukan dan menyertai kita.

    • Pandanglah dalam ketinggian hadirat Tuhan

Bukan memandang kepada keadaan sekeliling kita tetapi carilah Tuhan dan mintalah Tuhan untuk menyingkapkan rencanaNya yang besar bagi kita karena dengan demikian kita akan merasa bahwa masalah kita tidak sebanding dengan rencana Tuhan yang luar biasa.

    • Tangkaplah visi Tuhan dalam hidup kita

Janganlah kita sampai melepaskan visi Tuhan dalam hidup kita yakni apa yang dikehendaki dan yang ingin diberikan oleh Tuhan dalam hidup kita. Tetapi kejarlah karena visi Tuhan tidak hanya berhenti pada satu generasi tetapi akan diwariskan atau bahkan disempurnakan oleh generasi selanjutnya.

  • Jalanilah proses

Lakukan dan jalanilah proses yang Tuhan kehendaki. Keluarlah dari zona nyaman kita dan janganlah takut untuk melangkah karena Tuhan yang menyertai kita. Persiapkan diri kita untuk melakukan hal-hal yang baru yang dikehendaki Tuhan. Proses akan membuat kita semakin dilayakkan untuk menerima perkara yang besar dan masuk dalam tanah perjanjianNya.

  • Melangkahlah

Tak akan pernah terjadi apapun sebelum kita melangkah, iman tanpa perbuatan adalah nol besar ataupun sebaliknya. Oleh sebab itu janganlah berdiam diri tetapi melangkahlah, langkah yang disertai iman tak akan pulang dengan sia-sia tetapi kita akan membawa kemenangan yang besar karena Tuhan ada dipihak kita.

  • Milikilah hubungan yang intim dengan Tuhan

Cintailah Tuhan bukan karena tanah perjanjian atau yang dijanjikan Tuhan dalam hidup kita tetapi karena kita memang benar mengasihi Dia selayaknya Dia yang telah lebih dulu mengasihi kita. Selalu rindukan hubungan yang intim dengan Tuhan, seperti Henokh yang bergaul karib dengan Tuhan, apakah yang lebih penting dalam kehidupan kita dibandingkan dengan hubungan yang intim dengan Dia dan penyertaanNya yang sempurna.

Setialah senantiasa dalam mengikuti Tuhan dan lewatilah setiap proses yang ada maka kita akan dibawa masuk ke dalam tanah perjanjian yang telah Tuhan tetapkan atas hidup kita. Tanah perjanjianNya lebih besar daripada apa yang kita lalui.

Finally, percaya, beriman dan melangkahlah dalam kasih Kristus yang menyertai kita sampai kita dapati sebuah tanah yang penuh dengan janji Tuhan. GOD BLESS US.

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s