theplateofspirit

Fokus Kepada Yesus

Menurut kalian, pertandingan apakah yang terberat dalam hidup kita? Apakah sepak bola, angkat barbel, marathon, renang, mendaki, triathlon atau yang lainnya? Mungkin banyak yang menjawab dari kita triathlon adalah pertandingan yang terberat karena 3 pertandingan dijadikan dalam 1 pertandingan yakni berenang, berlari dan bersepeda. Dan tidak hanya 3 pertandingan yang dijadikan 1 tetapi juga jarak yang ditempuh cukup jauh dan waktu yang disediakan untuk menyelesaikan pertandingan itu sangatlah singkat.

Tetapi tahukah kita bahwa ada pertandingan yang jauh lebih berat dan panjang daripada pertandingan triathlon, yakni pertandingan iman.

Ibrani 12:1-3

Pertandingan yang terberat dan terpanjang dalam hidup kita adalah pertandingan iman, pertandingan untuk mengikuti Yesus seumur hidup.

Banyak orang yang gagal dalam menyelesaikan pertandingan ini, karena mereka merasa tidak kuat dan mampu untuk memikul beban dalam mengikuti Yesus. Mereka memilih untuk berjalan seturut akan kehendak mereka sendiri dan tidak mempedulikan apa lagi yang benar menurut Firman Tuhan. Dan pada akhirnya mereka terjerumus dalam dosa, hilanglah keselamatan bagi mereka dan maut menghampiri mereka.

Tetapi tidak sedikit juga orang yang berhasil dalam menyelesaikan pertandingan iman ini, mereka setia untuk mengikuti Yesus sampai memutih rambut mereka dan Tuhan menjemput mereka. Berbahagialah mereka yang dapat menyelesaikan pertandingan iman ini, karena keselamatan dan kehidupan kekal bersama dengan Dia adalah upah atas kesetiaan mereka. (Yakobus 1:12)

 

Selanjutnya, yang menjadi pertanyaan bagi kita ialah mengapa kita merasa berat dalam pertandingan iman ini? Dan bagaimanakah cara agar kita dapat menyelesaikannya?

Pertama, yang menjadikan pertandingan iman ini terasa berat adalah karena:

  • Memikul beban

Kita merasa terbebani dengan pertandingan ini dan kita hanya mengandalkan kekuatan kita sendiri dan bukan berserah kepada Tuhan. Apa daya kita sebagai manusia jikalau tanpa Tuhan yang menolong dan memberikan kekuatan bagi kita. Kita seperti sebuah rumah tanpa pondasi yang kuat dan jikalau angin(masalah) datang maka kitapun akan hancur. Bukankah Tuhan berkata agar kita berserah kepada Dia dan Ia akan memberikan kita kelegaan (Matius 11:28). Oleh sebab itu, janganlah kita mengandalkan kekuatan kita sendiri tetapi berserahlah kepada Tuhan dan andalkanlah kekuatanNya.

  • Memikul dosa

Kita memikul dosa dan terintimidasi oleh dosa tersebut, sehingga kita selalu gagal untuk melangkah dalam iman kesetiaan mengikuti Yesus. Dosa selalu menjadi jurang pemisah hubungan kita dengan Tuhan tetapi ingatlah bahwa sejak Yesus mati disalibkan untuk kita, jurang pemisah itu telah putus dan kita dilayakkan untuk membangun hubungan dengan Tuhan (2 Korintus 5:21) dan bukan hanya membangun hubungan saja tetapi kita juga telah menjadi ciptaan baru dalam Kristus. (2 Korintus 5:17). Oleh sebab itu, tanggalkanlah dosa kita dan bangunlah hubungan yang intim dengan Tuhan serta lakukanlah kebenaran Firman Tuhan dengan setia.

 

Kedua, kunci untuk kita dapat menyelesaikan pertandingan iman ini adalah fokus. Fokus adalah mengarahkan atau menujukan pandangan kita kepada satu hal atau seseorang sehingga yang lainnya menjadi kabur.

Mengapa kita harus fokus?

  • Fokus akan menentukan hidup kita

Matius 14:30

Fokuslah dengan hal yang benar yang sesuai dengan kebenaran Firman Tuhan, lakukan dan hidupilah kebenaran Firman Tuhan maka hidup kita akan menjadi lebih berarti dan bermakna. Bukan hanya berarti dan bermakna saja tetapi Tuhan juga mengubahkan paradigma hidup kita yakni tujuan hidup kita bukanlah hanya tentang kita sendiri melainkan apa yang menjadi kerinduan Yesus akan dunia ini. Sedangkan jikalau fokus kita salah, melenceng dari apa yang benar maka hidup kitapun akan menjadi berantakan dan terjerumus dalam dosa.

Fokus kepada siapa?

  • Fokus kepada Yesus akan membuat hal-hal lain menjadi kabur(godaan dan masalah)

Fokuslah kepada Yesus bukan kepada masalah yang kita hadapi atau alami, karena ketika kita fokus dengan Yesus seberat apapun masalah yang kita hadapi, kita tidak akan menjadi takut melainkan kita akan mengalami pertolongan Tuhan dan melihat mukjizat kuasaNya. Dan ketika kita fokus dengan Tuhan segala godaaan yang ada tak akan berkutik didepan kita karena kita telah mengikatkan diri kita kepada Kristus. Sedangkan mereka yang tidak fokus dengan Yesus, mereka akan tenggelam oleh masalah dan godaan yang menghampiri mereka dan pada akhirnya mereka menjadi yang terhilang.

 

Kemudian bagaimana cara kita dapat fokus?

  • Jadikan Yesus sebagai pusat

Pusat adalah sebuah inti yang harus ada dan tak dapat digantikan oleh apapun dan siapapun. So, jadikanlah Yesus sebagai pusat kehidupan kita, libatkanlah Yesus dalam segala hal dan atas apa yang kita lakukan dalam hidup kita. Perhatikanlah janji, kasih, kuasa dan kehidupan Yesus karena apa yang lebih mudah dalam hidup ini kecuali jatuh cinta pada pribadi ini, jatuh cinta pada Yesus Kristus.

  • Seriuslah untuk hidup dengan Tuhan

Jika kita melakukan hal yang sederhana seperti hobi dan kesukaan kita dengan serius apalagi jika kita melakukan hal yang untuk Tuhan yang telah menciptakan dan menebus kita dari dosa. Dedikasikanlah hidup kita untuk Tuhan dan seriuslah untuk mengikuti Tuhan. Karena jika kita serius dengan perkaraNya, maka Tuhan akan terlebih serius dengan hidup kita. Apapun yang kita perlukan, Ia menyediakan bagi kita.

Finally, fokuslah kepada Yesus dan selesaikanlah pertandingan iman kita, maka Ia akan mengaruniakan mahkota kehidupan bagi kita yang setia sampai akhir. GOD bless us.

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s