theplateofspirit

Toleransi

Roma 14:1-23

Hubungan yang baik membuat kita lebih sehat dan bahagia.

1 Korintus 15:33

Hubungan bukan hanya berbicara tentang kuantitas (memiliki teman yang banyak) tetapi juga harus memperhatikan kualitas (teman yang memberikan dampak positif).

Dalam sebuah hubungan dengan sesama pasti ada sebuah perbedaan antara satu dengan yang lainnya baik itu dari sikap, pola pikir, kebiasaan, suku, agama, budaya dan lain-lain. Oleh karena hal tersebut, maka perlu adanya sebuah toleransi diantara sesama. Apakah toleransi itu?

Toleransi

  • Bukan pembiaraan
  • Bukan penyeragaman
  • Bukan pemaksaan
  • Bukan kompromi

Tetapi toleransi adalah suatu kemampuan menerima orang, karakter, tindakan, cara pandang yang berbeda dengan kita. Maka dengan adanya toleransi, kita akan mampu menerima setiap perbedaan yang ada dalam sebuah hubungan.
 

Sedangkan sikap yang tidak mau menerima setiap perbedaan yang ada dalam sebuah hubungan disebut juga sebagai intoleransi. Mereka yang memiliki sikap intoleransi sangat menolak dengan adanya sebuah perbedaan, mereka menginginkan hal yang sama dengan mereka. Sikap intoleransi sangat merugikan bagi kita, karena dengan sikap intoleransi ada harga yang harus kita bayar, yakni:

  • Rugi secara fisik

Karena sikap yang intoleransi akan membuat kita untuk cepat marah dan frustasi, banyak energi kita yang terbuang sia-sia serta adrenalin kita yang sering terpacu akan membuat kita mengalami gagal jantung bahkan kematian.

  • Rugi secara hubungan

Karena sikap yang intoleransi akan membuat kita mudah untuk berprasangka buruk kepada setiap orang sehingga kita akan sulit untuk membangun sebuah hubungan dengan seseorang. Bukan hanya sulit saja melainkan juga akan membuat hubungan kita dapat rusak karena sikap yang seperti itu.

Tidak hanya rugi saja tetapi juga ada dampak yang ditimbulkan dari sebuah sikap intoleransi terhadap tindakan kita yakni:

  • Menghakimi

Kita menjadi lebih mudah untuk menghakimi seseorang karena mereka tidak sama dengan kita. Kita mulai berprasangka buruk terhadap mereka baik ada atau tanpa alasan.

  • Menghina

Kita menjadi lebih mudah untuk menghina seseorang karena sebuah perbedaan. Kita menganggap diri kita lebih baik dari mereka, ada sifat egosentris yang melekat kepada kita.

 
Kemudian apakah akar pokok yang menyebabkan sebuah tindakan intoleransi dalam hubungan antara sesama? Apakah agama, suku, harta dan lain-lain? Ternyata yang menjadi akar pokok dalam tindakan intoleransi bukanlah agama, suku, harta atau yang lainnya melainkan ialah rasa tidak amam (Terancam) dengan sesama. Kita merasa terancam dengan kehadiran mereka yang lebih unggul dibanding kita meskipun hanya dalam satu bidang. Kita tidak mau melihat bahwa dibidang yang lain kita jauh lebih unggul dibanding mereka.

1 Petrus 18-19

Oleh maka itu, ingatlah satu hal ini, bahwa hidup kita yang seharusnya binasa dalam dosa telah lunas dibayar oleh Kristus dengan harga yang mahal, yakni dengan darahNya yang kudus. Kita telah menjadi ciptaan baru dalam Kristus dan yang lama telah berlalu, kita telah disempurnakan oleh Tuhan dan harga kita lebih mahal dari apapun. Kita telah diangkat untuk menjadi anak dan pewaris kerajaan Surga, so mengapa kita harus takut dengan kelebihan yang mereka miliki. Bersukacita dan bersyukurlah atas apa yang kita miliki dan yang dapat kita lakukan.

Tetapi juga tidak semuanya dapat ditoleransi, ada batasan-batasan yang jelas tentang apa yang dapat ditoleransi dan apa yang tidak dapat ditoleransi. Dan batasan-batasan toleransi itu, ialah:

  • Tindakan kriminal

Kita tidak dapat mentoleransi sebuah tindakan kriminal karena itu melawan hukum dan harus ditindak tegas bukan dibiarkan dan ditoleransi. Mereka yang melakukan tindakan kriminal wajib dihukum sesuai dengan hukum yang berlaku karena itulah upah perbuatan mereka.

  • Tindakan dosa

Kita tidak dapat mentoleransi sebuah tindakan dosa karena itu tidak sesuai dengan kebenaran Firman Tuhan. Tuhan telah memerintahkan kita untuk tidak jatuh dalam dosa melainkan hidup dalam kebenaranNya. Tetapi jika kita tidak berlaku demikian, maka upah dari dosa yang telah menantikan kita ialah maut.

 
Selanjutnya, bagaimana cara kita dapat bertoleransi dengan berbagai perbedaan yang ada dalam sebuah hubungan?

Ingatlah satu hal ini bahwa perbedaan sama halnya dengan sebuah harmoni, seperti sebuah musik tidak hanya bisa disusun oleh satu nada tetapi disusun oleh berbagai nada untuk menjadi sebuah melodi sehingga enak untuk didengar. Adapun langkah-langkah yang dapat kita lakukan agar mampu untuk bertoleransi, antara lain:

  • Berusaha memahami.

Memposisikan diri kita sendiri seperti orang lain sehingga kita mengerti apa yang dipikirkan dan apa yang dirasakan oleh mereka. Dengan demikian kita tidak akan lagi mudah untuk berprasangka buruk, melainkan kita akan lebih menghargai sebuah perbedaan yang ada.

  • Bedakan hal prinsip dan non prinsip.

Jadilah pribadi yang bijak dalam menerima setiap perbedaan yang ada, pilih dan saringlah, mana yang baik yang dapat diterima dan mana yang buruk yang tidak dapat diterima sesuai dengan batasan toleransi. Mintalah hikmat dari Tuhan untuk menuntun kita oleh Roh kudus agar kita dapat memilih mana yang baik.

  • Belajar dari keunikan.

Belajarlah dari setiap perbedaan yang dimiliki oleh setiap individu karena pada hakikatnya Tuhan menciptakan kita itu unik, tidak ada yang sama antara satu dengan yang lain. Setiap perbedaan yang ada akan membuat kita semakin kaya akan pengenalan, karena kita dapat mengenal begitu banyak kepribadian.

  • Jadikan perbedaan sebagai alat untuk pengembangan karakter Kristus.

Perbedaan bukanlah hal yang harus kita hindari tetapi merupakan sebuah alat bagi kita untuk mengembangkan kasih dalam menerima setiap perbedaan yang ada. Seperti Yesus yang tidak melihat perbedaan sebagai jurang pemisah tetapi sebagai jala(jaring) kasih yang dapat mempersatukan segala bangsa.

Kunci toleransi dalam sebuah hubungan yang benar cukuplah mudah untuk diingat yakni, ingatlah 4T:

  • Terima

Terimalah setiap perbedaan yang ada, karena memang kita unik.

  • Telisik

Tanyalah mengapa mereka berlaku demikian, pahamilah mereka dengan baik.

  • Tegur

Ingatkanlah jika hal tersebut salah, jangan berdiam diri tetapi tegurlah.

  • Tendang

Tegas dan janganlah berkompromi dengan hal yang salah.

Finally,  perbedaan adalah sebuah kekayaan yang tak ternilai dan toleransi merupakan salah satu bentuk kasih Tuhan yang nyata dalam hidup kita. GOD bless us.

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s